Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mesin Motor Terendam Banjir, harus bagaimana?

Mesin Motor Terendam Banjir, harus bagaimana?

Saat musim hujan dan banjir, kita yang beraktivitas dengan menggunakan sepeda motor harus selalu waspada.

Mesin Motor Terendam Banjir, harus bagaimana?

Ada kalanya kita memaksakan sepeda motor melewati genangan air yang tinggi untuk bisa sampai tujuan.

Lalu bagaimana jika sepeda motor ternyata tenggelam atau gagal melewati banjir yang membuat motor jadi mogok?

Berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan dalam menghadapi sepeda motor terkena banjir.

Jangan langsung dinyalakan

Setelah sepeda motor terendam air banjir jangan langsung dinyalakan, karena hal ini dapat membuat kondisi motor semakin buruk.

Air yang melebihi ketinggian mesin, berisiko masuk ke dalam silinder.

Jadi saat motor langsung dihidupkan, berisiko mengalami water hammer dimana piston bisa jebol dan setang piston bengkok.

Matikan arus listrik

Matikan arus listrik dengan cara melepaskan kabel plus dan minus dari aki.

Hal ini dilakukan supaya tidak terjadi korsleting arus listrik pada sepeda motor Sobat.

Periksa busi dan tutup busi

Komponen ini paling rentan saat terjadi banjir, dikarenakan posisinya yang terletak di bagian bawah sepeda motor.

Busi atau tutup busi yang bermasalah biasanya akan menimbulkan masalah juga pada bagian pengapian.

Biasanya akan timbul gejala "brebet" saat dihidupkan atau bahkan tidak mau hidup sama sekali.

Periksa filter udara

Hal berikutnya cobalah untuk periksa filter atau saringan udara, dan pastikan tidak terdapat air di dalam filter udara.

Jika filter sudah terlanjur kemasukan air, sebaiknya segera lepas saringan udara dan keringkan.

Namun bila sudah terendam banjir parah, segera ganti filter dengan yang baru.

Periksa Continous Variable Transmission (CVT)

Khusus sepeda motor jenis matik, bagian CVT sangat rentan apabila terkena banjir, sekalipun seudah dilengkapi drain hole untuk akses keluar air.

Namun jika motor sudah terendam banjir lama, maka bagian CVT harus dibersihkan dan dikeringkan terlebih dahulu sebelum dihidupkan.

Jika tidak maka akan terjadi korsleting arus pendek pada bagian spul yang terkena air.

Periksa oli mesin

Untuk mengidentifikasi apakah air masuk ke ruang mesin atau tidak, dapat dilakukan dengan melihat warna oli mesin.

Jika warna oli berubah menjadi putih dan berbusa, maka sudah dipastikan oli tercampur dengan air.

Periksalah oli sepeda motor Sobat, baik itu oli mesin atau oli gardan untuk motor matik dan segeralah ganti jika warnanya sudah berubah.

Penutup

Demikian tips dan trik saat sepeda motor terendam atau gagal melewati area banjir.

Jika hal ini sudah dilakukan, ada baiknya segera bawa sepeda motor Honda Sobat ke bengkel terdekat untuk mendapatkan perawatan terbaik dari mekanik-mekanik yang ahli dan berpengalaman.

Demikian artikel dari ngadriyanto.com mengenai Mesin Motor Terendam Banjir.

Mohon saran dari pembaca untuk kelengkapan isi artikel ini, silahkan saran tersebut dapat disampaikan melalui kolom komentar.

Baca artikel lain :

Sumber referensi :

  • berbagai sumber

Posting Komentar untuk "Mesin Motor Terendam Banjir, harus bagaimana?"