Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Engine Flush

Engine Flush

Engine flush adalah suatu proses pembersihan mesin dari kotoran, zat atau benda-benda lain yang menempel pada mesin.

Engine Flush
gambar dari hondabintang.com

Proses Engine flush ini sangat penting untuk dilakukan agar mesin dapat tetap bekerja dengan baik dan memperpanjang masa pakai mesin.

Cara melakukan engine flush adalah dengan menuangkan cairan pembersih khusus ke dalam mesin sebelum mesin dihidupkan.

Cairan ini akan membantu membersihkan bagian-bagian mesin yang terkontaminasi seperti oli bekas, partikel besi, dan logam atau partikel lainnya.

 

Fungsi Engine Flush

Engine flush mobil bisa menjadi salah satu cara untuk merawat mesin agar tetap prima, berikut adalah beberapa fungsi dari engine flush:

  • Membersihkan bagian mesin yang terkontaminasi.
  • Meningkatkan efisiensi mesin.
  • Memperpanjang masa pakai mesin.
  • Meningkatkan performa mesin.
  • Menjaga kondisi mesin tetap baik.

Engine flush mobil
gambar dari wuling.id


Engine Flush pada Mobil

Salah satu penerapan Engine flush adalah pada mesin mobil.

Proses ini dilakukan dengan cara menambahkan cairan khusus yang memiliki sifat pembersih pada saat mesin bekerja.

Cairan tersebut akan membantu membersihkan seluruh bagian mesin yang tercemari oleh debu, kotoran, dan lumpur.

Mobil dengan mesin pembakaran internal biasanya membutuhkan oli atau pelumas untuk menunjang kerjanya.

Fungsi dari pelumas ini antara lain untuk melindungi dan mendinginkan komponen-komponen yang ada di dalam mesin.

Dengan adanya pelumas maka komponen-komponen metal yang bergesekan di dalam mesin bisa beroperasi secara lancar.

Namun pada kenyataan nya, kondisi pelumas akan menurun seiring jalannya waktu dan masa pemakaian.

Ternyata dampaknya tidak hanya berkurangnya kualitas pelumasan, seringkali ditemukan munculnya kerak atau oil sludge di dalam mesin.

Oil sludge adalah kotoran berbentuk semacam bubur berwarna cokelat yang mengendap didalam mesin kendaraan.

Pada kondisi ini, engine flush bisa menjadi salah satu solusi yang perlu dilakukan.

Penyebab kemunculannya bisa bermacam-macam, mulai dari akibat penggunaan oli palsu, penguapan, dan lain sebagainya.


Cara Kerja Engine Flush Mobil

Engine flush mobil adalah suatu proses untuk membersihkan bagian dalam mesin kendaraan agar menjadi bersih atau “fresh” kembali.

Caranya dengan menggunakan cairan khusus yang dimasukkan ke dalam oli mesin.

Kemudian mesin kendaraan akan dinyalakan beberapa saat, lalu oli mesin yang kotor tersebut dibuang.

Oleh karena itu, proses engine flush ini biasanya dilakukan berbarengan dengan jadwal penggantian oli mesin kendaraan.

Namun proses engine flush ini tidak boleh dilakukan terlalu sering, karena justru bisa berakibat merusak mesin.

Dikhawatirkan ada sebagian kecil cairan engine flush yang tidak ikut terbuang, saat terlalu sering melakukan proses ini

Akibatnya, oli baru yang dimasukkan akan terkontaminasi dan tidak mampu bekerja secara optimal.

Sehingga, hal ini malah membuat dinding-dinding di dalam mesin atau silinder menjadi baret.

Engine Flush Mobil
gambar dari otospector.co.id


Berikut adalah rangkuman cara kerja engine flush mobil:

Pengisian cairan engine flush pada radiator

Cairan engine flush dituangkan ke dalam radiator mesin sebelum mesin dinyalakan.

Pemanasan mesin

Setelah menambahkan cairan engine flush, mesin harus dipanaskan selama beberapa menit agar cairan tersebut dapat bekerja dengan baik.

Pembersihan

Saat mesin dipanaskan, cairan engine flush akan membantu memecah dan membuang kotoran dan debu yang terkumpul dalam mesin.

Drainage

Setelah beberapa saat, drain plug dibuka untuk mengeluarkan sisa cairan engine flush beserta kotoran yang terkumpul.

Penggantian air radiator

Setelah proses drainage selesai, radiator harus dikosongkan dan dibersihkan sebelum menambahkan air baru.

 

Cara dan Proses Engine Flush Mobil

Berikut urutan tatacara melakukan proses Engine Flush pada mobil.


Siapkan Produk Engine Flush

Untuk melakukan proses ini pertama-tama dibutuhkan cairan engine flush yang bisa dibeli secara bebas di pasaran.

 

Masukkan Produk Engine Flush ke Mesin

Langkah berikutnya ialah menuangkan produk engine flush tersebut ke dalam mesin kendaraan melalui lubang pengisian oli.

 

Menyalakan Mesin Mobil

Kemudian nyalakan mesin mobil sekitar 5 sampai 10 menit dalam posisi langsam.

Langkah ini bertujuan agar produk engine flush bekerja untuk merontokkan kerak-kerak di dalam mesin.

 

Buang Engine Flush

Matikan mesin mobil lalu buang engine flush dan oli yang sudah kotor melalui baut pembuangan.

Setelah itu jangan lupa untuk menutup kembali baut tersebut.

 

Tuang Oli yang Baru

Selanjutnya tinggal mengisi oli yang baru seperti penggantian oli biasanya.

engine flush mobil
gambar dari stpoil.co.id


Kapan waktu untuk Engine Flush

Pemilik mobil harus memahami kapan waktu yang tepat untuk melakukan engine flush, tidak perlu dilakukan setiap kali ketika pemilik melakukan ganti oli.

Ini sangat penting karena melakukan engine flush pada saat yang salah dapat memperparah kondisi mesin mobil.

Ada beberapa teori yang mendasarinya. Selain karena alasan teknis, hal tersebut juga akan menambah besar biaya perawatan kendaraan.

Menurut beberapa sumber terpercaya, engine flush hanya perlu dilakukan kira-kira setiap 20.000 km, atau sama dengan setiap dua kali penggantian oli mesin.

 

Faktor penentu kapan waktu melakukan Engine Flush

Berikut beberapa faktor yang harus dipertimbangkan untuk menentukan waktu yang tepat untuk engine flush:

Usia mobil

Biasanya, engine flush disarankan setelah mobil mencapai usia 3 tahun atau lebih.

Jarak tempuh

Mobil yang sering melakukan perjalanan jarak jauh lebih cepat mengumpulkan kotoran dan membutuhkan engine flush.

Kondisi mesin

Mobil yang mengalami masalah mesin, seperti tersumbat atau berkurangnya performa, memerlukan engine flush lebih sering.

Karakteristik mesin

Mobil yang menggunakan mesin turbo atau mesin diesel membutuhkan engine flush lebih sering karena memiliki sistem pendingin yang berbeda.

Jenis bahan bakar

Mobil yang menggunakan bahan bakar berkualitas rendah dapat mempercepat pembentukan kotoran dan membutuhkan engine flush.

 

Memilih Engine Flush yang Baik

Memilih produk engine flush berkualitas adalah hal penting karena produk yang tidak berkualitas dapat memperparah kondisi mesin mobil.

Berikut beberapa faktor yang harus dipertimbangkan dalam memilih produk engine flush:

  • Bahan baku: Pastikan produk engine flush menggunakan bahan baku yang berkualitas dan sesuai dengan spesifikasi mesin mobil.
  • Merek terpercaya: Pilih merek engine flush yang memiliki reputasi baik dan dapat dipercaya.
  • Kemasan: Pastikan kemasan engine flush memenuhi standar dan mudah digunakan.
  • Instruksi: Pastikan produk engine flush memiliki instruksi yang jelas dan mudah dipahami.
  • Harga: Jangan terlalu terpengaruh oleh harga yang murah, pilihlah produk engine flush dengan harga yang wajar dan berkualitas.

engine flush mobil
gambar dari lazada.co.id

Tak kalah penting bagi seorang pemilik mobil ialah menentukan produk engine flush yang baik.

Sebab jika asal-asalan maka justru bisa menimbulkan masalah baru, seperti mislanya mesin menjadi berasap atau “ngebul”.

Hal ini biasanya terjadi karena produk engine flush yang digunakan memiliki kadar asam terlalu tinggi sehingga merusak sil (seal) di mesin.

Untuk mengantisipasi hal ini memang diperlukan pengetesan, misalnya dengan menggunakan kertas PH.

Caranya cukup dengan mencelupkan kertas PH tersebut ke dalam cairan engine flush.

Sejumlah sumber menyebutkan produk engine flush yang baik untuk mesin memiliki kadar PH netral atau antara 6—8.

Ciri lain dari produk engine flush yang punya tingkat keasaman tinggi ialah memiliki bau solar menyengat, ada baiknya untuk menghindari produk semacam ini.


Biaya Engine Flush untuk Mobil

Seperti diketahui, mayoritas produsen kendaraan merekomendasikan penggantian oli mesin berkala setiap 10.000 km atau 6 bulan tergantung mana yang dicapai lebih dulu.

Sebenarnya, hal yang lebih penting lagi dibanding memusingkan kapan waktu yang tepat untuk melakukan engine flush ialah melakukan penggantian oli mesin secara berkala.

Walaupun kendaraan yang dimiliki notabene jarang digunakan.

Untuk diketahui, salah satu penyebab dari muncul kerak di dalam mesin itu sendiri dikarenakan mobil jarang digunakan.

Sebabnya sirkulasi oli di dalam mesin juga tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Selain berpatokan pada jarak tempuh, beberapa pemilik mobil juga melakukan engine flush ketika hendak mengganti merek pelumas yang digunakannya.

Berikut ini adalah beberapa contoh produk engine flush yang bisa ditemui di pasaran dan perkiraan harganya :

  • Voltronic E20 – Rp339.000
  • Voltronic E20 + E55 + G30 – Rp943.000
  • Prestone Engine Flush 443 ml – Rp34.000
  • Autofit Engine Flush 250 ml – Rp37.000
  • STP Engine Flush – Rp56.000
  • IAC Engine Flush – Rp42.700
  • Mitsubishi Motors Engine Flush – Rp140.000
  • Wurth Engine Flush 300 ml – Rp74.800
  • Autofit Engine Flush 250 ml – Rp37.000
  • Ekathronic Engine Flush – Rp35.000
  • IAC Engine Flush – Rp42.700
  • Wepp Engine System Cleaner
  • SR15 Engine Flush 300 ml – Rp35.000
  • Mannol Motor Flush 50 ml – Rp50.000
  • Automaster Engine Flush 250 ml – Rp30.450

Selain dijual dalam bentuk satuan, biasanya produk engine flush juga dijual dalam paket bundling dengan oli mesin.

Engine Flush untuk Mobil
gambar dari shopee.co.id

Bahaya Engine Flush

Walaupun engine flush merupakan salah satu cara untuk membersihkan mesin mobil, namun jika tidak dilakukan dengan benar bisa berakibat fatal pada mesin mobil.

Berikut ini beberapa bahaya yang kita harus waspada ketika melakukan engine flush:

 

Overdose engine flush

Banyak orang yang terlalu memaksakan engine flush dengan menambahkan terlalu banyak cairan.

Ini bisa membuat mesin mobil korosi dan rusak.

 

Menggunakan cairan engine flush yang tidak sesuai

Pemilihan cairan engine flush yang salah bisa membuat mesin mobil mengalami kerusakan.

Sebaiknya memilih cairan yang sesuai dengan merek dan tipe mobil.

 

Melakukan engine flush terlalu sering

Melakukan engine flush terlalu sering bisa membuat mesin mobil kehilangan performa dan memperpendek usia mesin.

 

Engine flush pada mesin mobil yang baru

Engine flush tidak dianjurkan untuk mesin mobil baru yang belum membutuhkan pembersihan, hal ini bisa membuat mesin mobil kehilangan performa dan memperpendek usia mesin.


Untuk menghindari bahaya engine flush, sebaiknya melakukan pembersihan mesin secara berkala dan menggunakan cairan engine flush yang sesuai.

Jangan lupa untuk meminta bantuan profesional jika ragu dengan cara melakukan engine flush.

Walaupun biaya engine flush mobil cukup tinggi, investasi ini sangat berguna dan penting untuk menjaga kondisi mesin mobil agar tetap optimal.

Dalam jangka panjang, memperlakukan mesin mobil dengan baik akan membantu menghemat uang untuk perawatan mesin yang lebih serius dan mahal.


Penutup

Demikian artikel mengenai Engine Flush, jika ada pertanyaan atau saran untuk kami dapat disampaikan melalui kolom komentar.


Baca artikel lain :


                      Sumber referensi :

                      • berbagai sumber yang tercantum di artikel ini

                      Posting Komentar untuk "Engine Flush"