Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Penyebab Kendaraan Turun Mesin

Penyebab Kendaraan Turun Mesin

Turun mesin atau overhaul adalah proses perawatan kendaraan dengan cara harus melepas sebagian besar mesin kendaraan.

Penyebab Kendaraan Turun Mesin

Jadi kendaraan yang dinyalakan harus turun mesin, maka harus dilepas Blok mesinnya terlebih dahulu untuk memeriksa masalah apa yang terjadi.

Banyak orang yang menganggap turun mesin adalah hal yang cukup menyusahkan.

Karena kita tidak bisa menurunkan mesin motor atau mobil kita sendiri. 

Jadi kita harus mengunakan jasa bengkel.

Waktu yang dibutuhkan untuk menurunkan hingga membongkar mesin tersebut bisa sampai seharian.

Apalagi untuk melakukan penggantian part, selain itu juga bisa tambah waktu karena kondisi bengkel yang ramai.

Jadi turun mesin tidak bisa dilakukan dalam sehari langsung selesai.

Biaya total turun mesin ini cukup besar, kecuali jika kendaraan kita masih dalam masa garansi.

Hal ini arena pekerjaan ini masuk ke pekerjaan berat.

Apalagi mesin sekarang itu lebih rumit jadi butuh skill dan pengetahuan yang juga lebih mumpuni.

Pada umumnya, pemilik juga beresiko mengganti beberapa seal yang dilepas, meski sebelumnya seal tersebut tidak bocor.

Hal ini karena seal tersebut hanya bersifat sekali pakai.

Meskipun pada awalnya tidak bocor, ketika seal sudah dilepas maka saat dipasang lagi tak berapa lama akan bocor.

Turun mesin ini bukanlah opsi perbaikan, namun merupakan satu-satunya cara untuk memperbaiki beberapa kerusakan berat pada mesin.

Berikut adalah beberapa kerusakan berat yang menjadi penyebab turun mesin.

Kompresi bocor

Tekanan kompresi adalah bentuk untuk memaksimalkan tenaga pembakaran mesin, seperti pada tabung gas.

Apabila gas dari dalam tabung gas dikeluarkan lalu dibakar (melalui kompor misalnya) maka hanya akan ada kobaran api.

Tapi apabila gas didalam tabung yang terbakar, maka bukan Cuma kobaran tapi juga akan ada ledakan.

Ledakan itu bisa terjadi karena bahan bakar yang terkompresi atau memiliki tekanan tinggi.

Sehingga begitu terbakar langsung melepaskan energi berupa ledakan.

Didalam mesin pun seperti itu.

Untuk menggerakan piston didalam mesin dilakukan dengan meledakkan sedikit campuran udara dan bensin bertekanan tinggi didalam ruang bakar.

Energi yang dihasilkan ledakan tersebut digunakan untuk menggerakan piston sehingga mesin bisa menghasilkan energi putaran.

Tapi mengapa tidak ada suara ledakan ?

Itulah hebatnya, yang pertama karena hanya sedikit bahan bakar maka suara ledakannya tidak sekeras ledakan tabung gas.

Kemudian, suara ledakan kecil tersebut diredam pada sistem knalpot, sehingga hasilnya suara mesin terdengar cukup halus.

Jadi tekanan kompresi mempengaruhi kekuatan dari ledakan tersebut.

Semakin rendah tekanan kompresinya maka semakin rendah pula tenaga yang dihasilkan.

Lalu apa yang menyebabkan tekanan kompresi lemah ? Antara lain adalah karena :

  • Ring piston aus
  • Silinder blok aus
  • Packing kepala silinder bocor

Tiga hal tersebut biasanya yang menyebabkan tekanan kompresi turun.

Nah, untuk mengganti komponen diatas maka harus dilakukan dengan turun mesin.

Hal ini karena komponen tersebut berada di jantung mesin, jadi mesin perlu dibongkar total untuk mengganti komponen diatas.

Water hammer

Water hammer adalah istilah ketika air masuk kedalam ruang bakar.

Piston bekerja dengan cara bergerak naik turun didalam ruang bakar.

Apabila piston bergerak turun maka volume ruang bakar membesar dan itu dilakukan untuk memasukan bensin dan oksigen.

Pada saat piston bergerak naik, volume ruang bakar akan mengecil dan itu akan menaikan tekanan bensin dan oksigen.

Lalu bagaimana kalau didalam ruang bakar tersebut kemasukan air, sedangkan air tidak bisa dikompresi.

Biasanya yang kalah adalah connecting rod atau gagang piston.

Komponen ini akan bengkok sehingga akan mempengaruhi sudut pergerakan piston.

Hasilnya, mesin seperti pincang dan bergetar.

Maka solusinya juga harus turun mesin karena letak dari komponen ini berada di jantung mesin.

Piston macet

Tenaga mesin itu dihasilkan dari gerak naik turun piston.

Artinya, kelancaran pergerakan piston juga menjadi kunci keberhasilan kinerja mesin.

Oleh sebab itulah ada oli mesin yang salah satu fungsinya untuk memperlancar pergerakan piston.

Namun apa jadinya jika oli mesin bocor lalu kering ?

Maka piston tidak mendapatkan pelumasan yang cukup.

Tanpa pelumasan, pergerakan piston akan semakin berat sehingga tidak menutup kemungkinan piston aus dan macet.

Selain oli mesin yang kurang, overheat atau temperatur mesin yang berlebihan juga bisa memicu piston memuai sehingga piston terkunci didalam silinder.

Fenomena ini disebut engine lock.

Maka untuk mengatasinya kita perlu membongkar mesin dan mengganti komponen yang tergores akibat piston yang macet tersebut.

Mesin tua yang belum pernah dibongkar

Beberapa mesin yang sudah berumur tua masih beroperasi dengan baik.

Tetapi tetap saja setiap komponen mesin memiliki umur.

Begitu pula komponen seperti bearing didalam mesin juga memiliki batas umur.

Apabila kondisi mesin sudah sangat tua dan belum pernah dibongkar sebelumnya, maka kinerja mesin akan sangat menurun.

Bisa saja dari suara dan tenaga sudah sangat jauh menurun.

Oleh karena itu, apabila akan me-restore mesin mobil tua maka kita perlu melakukan penggantian beberapa part mesin.

Hal ini dilakukan supaya performa mesin juga kembali seperti semula.

Penutup

Demikian artikel dari ngadriyanto.com mengenai Penyebab kendaraan Turun Mesin.

Mohon saran dari pembaca untuk kelengkapan isi artikel ini, silahkan saran tersebut dapat disampaikan melalui kolom komentar.

Baca artikel lain :

Sumber referensi :

  • berbagai sumber

Posting Komentar untuk "Penyebab Kendaraan Turun Mesin"